3 Contoh Surat Perjanjian Kerja Karyawan Magang

  • admin September 16, 2022
  • 110 Views

Ketika kamu masih kuliah, pernahkah kamu magang? Magang adalah pengalaman kerja jangka pendek yang ditawarkan oleh perusahaan dan organisasi lain untuk orang—biasanya pelajar, tetapi tidak selalu—untuk mendapatkan eksposur tingkat pemula ke industri atau bidang tertentu. Magang tidak hanya pengalaman belajar, tetapi juga pekerjaan karena selain dibayar, kerja magang juga ada tugas dan kewajibannya. Sebagai karyawan magang, pekerjaan kamu akan selesai dalam jangka waktu tertentu. Walaupun singkat, ada baiknya kamu memahami juga hal-hal yang mungkin akan kamu temukan ketika harus menandatangani perjanjian kerja magang.

Kali ini, Initio.id akan membahas contoh-contoh surat perjanjian kerja karyawan magang. Sebelum masuk ke contoh, Initio.id mau bahas definisi dan jenis surat perjanjian kerja karyawan ya. Yuk simak pembahasannya!

 

Definisi surat perjanjian kerja karyawan

Dirangkum dari laman Ekrut, surat perjanjian kerja karyawan adalah surat tertulis berupa kesepakatan antara perusahaan dan pekerja yang berisikan bahwa pekerja tersebut telah resmi dan bisa bekerja di perusahaan. 

Apa saja sih konten atau isi surat perjanjian kerja karyawan? Biasanya sih tentang hak, kewajiban, sanksi, dan penyelesaian sengketa yang mungkin terjadi antara perusahaan dengan pekerja. 

Baca juga: Contoh Perjanjian Surat Kontrak Kerja Karyawan

Karena itu, surat perjanjian kerja karyawan dibagi berdasarkan jenis-jenis suratnya, yakni surat perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) dan surat perjanjian kerja waktu tidak tentu (PKWTT). Pembagian jenis surat ini berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 

Yuk scroll berikutnya!

 

Jenis-jenis surat perjanjian kerja karyawan

Menyambung di paragraf sebelumnya, surat perjanjian kerja karyawan terbagi berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 

a. Surat perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT)

Surat PKWT adalah surat perjanjian kerja karyawan dengan perusahaan dalam waktu tertentu. Jenis pekerjaan yang ditawarkan pada pekerja bersifat sementara, project based, dan menunjang kegiatan utama dalam perusahaan. 

Dalam pekerjaan tersebut, perusahan memberi batas waktu perjanjian kerja dalam kontrak. Sehingga, tidak ada masa probation atau percobaan dan uang pesangon ketika kontrak kamu habis. 

b. Surat perjanjian kerja waktu tidak tentu (PKWTT)

Berbeda dengan surat PKWT, surat PKWTT berisi tentang kesepakatan antara perusahaan dengan pekerja untuk sifat pekerjaan yang tetap atau permanen. Surat ini diberikan ketika kamu diangkat menjadi karyawan tetap. 

Perjanjian kerja waktu tidak tentu bisa diberikan secara tertulis dan lisan. Meski begitu, kamu tetap perlu pastikan hal-hal esensial yang menunjang karir dan kehidupan, misalnya THR, tunjangan, resign, PHK, jam kerja dan cuti, dan status kepegawaian. 

 

Baca juga: Jenis-Jenis Surat Perjanjian Kerja Karyawan Menurut UU Ketenagakerjaan

Lalu, bagaimana dengan status sebagai karyawan magang?

Soal magang, terdapat aturannya tersendiri. Masih dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, magang diatur pada pasal 21 sampai pasal 29. Pasal tersebut masih berlaku bahkan masuk dalam Omnibus Law UU Cipta Kerja. 

Selain itu, magang juga diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 36 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri. 

Karena pekerjaan magang memiliki aturan sendiri yang tidak sama dengan pekerjaan waktu tertentu dan tidak tertentu, maka perjanjian kerjanya pun memiliki sedikit perbedaan. Agar lebih jelas, yuk lihat tiga contoh surat perjanjian kerja karyawan magang berikut!

 

Contoh Surat Perjanjian Kerja Karyawan Magang

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut contoh surat perjanjian kerja karyawan magang. 

1. Surat perjanjian kerja karyawan magang Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH) dengan BRI

   

 

2. Surat perjanjian kerja karyawan magang FISIPOL Universitas Jambi (UNJA) dengan Instansi Pemerintah

 

3. Surat perjanjian kerja karyawan magang Universitas Negeri Bengkulu (UNIB) dan Perum BULOG

 

 

Nah itulah pembahasan surat perjanjian kerja karyawan magang. Jika kamu ingin membuat surat kontrak magang, pastikan konsultasi ke ahli hukum ya!