Jenis Surat Kontrak Kerja dan Contohnya

  • admin July 11, 2022
  • 119 Views

Surat kontrak kerja dibutuhkan untuk memperjelas hak dan kewajiban antara pekerja dan pemberi kerja. Kontrak kerja juga punya ragam jenis, ada apa saja? Yuk baca pembahasan selengkapnya! 

A. Jenis-jenis surat kontrak kerja

Berdasarkan UU No. 13 Tahun 2003, setidaknya terdapat dua jenis surat kontrak kerja yang berlaku di Indonesia. Selain itu, terdapat satu jenis pekerjaan yang membutuhkan surat kontrak kerja agar pekerjaan berlangsung dengan kondusif dan tidak saling lepas tangan. Berikut pembahasannya. 

1. PKWT

PKWT atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu adalah jenis surat kontrak kerja antara perusahaan dengan karyawan dalam waktu tertentu. Sifat pekerjaannya adalah sementara dan project-based

Di surat kontrak kerja PKWT, tertera batas waktu perjanjian. Tidak ada masa percobaan atau probation dan tidak ada pesangon jika kontrak habis atau pekerjaan dihentikan. 

2. PKWTT

Berbeda dengan PKWT, PKWTT atau Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tentu adalah surat kontrak kerja antara perusahaan dengan karyawan secara tetap atau permanen. Dalam hal ini, PKWTT termasuk surat kontrak kerja karyawan tetap. 

Surat kontrak kerja ini bisa diberikan secara tertulis dan lisan. Hanya saja, kamu tetap perlu memperhatikan poin-poin yang mengatur jam kerja, status kepegawaian, upah, cuti, perselisihan, pesangon, resign, dan sejenisnya. 

3. Pekerja lepas (freelance

Di zaman serba digital, pekerja lepas banyak dipekerjakan dan sifatnya project-based. Meski mirip-mirip seperti PKWT, tetapi pekerja lepas dan klien sering kali membuat kesepakatan melalui e-mail atau surel hingga Whatsapp. 

Namun ada pula freelancer atau pekerja lepas dan perusahaan yang tetap menggunakan surat kontrak kerja agar menghindari risiko atau masalah tertentu di kemudian hari. 

Perusahaan dapat menggunakan PKWT seabgai dasar pembuatan surat kontrak kerja. Perbedaannya dengan PKWT adalah terletak di periode kontrak. Periode kontrak freelance umumnya adalah 3 bulan hingga 6 bulan dan bisa diperpanjang jika masanya hampir habis. 

 

Baca juga: Jenis-Jenis Surat Perjanjian Kerja Karyawan Menurut UU Ketenagakerjaan

B. Contoh surat kontrak kerja

Nah, sekarang kamu sudah kenal kan Tiga jenis surat kontrak kerja tersebut? Yuk saatnya lihat contoh surat kontrak kerja seperti di pembahasan berikut! 

Berikut ini adalah salah satu contoh surat perjanjian kerja freelance yang dikutip dari laman Glints.com. 

 

Baca juga: Contoh Surat Kontrak Kerja Karyawan: Syarat Sah, Cara Membuat dan Format

C. Ingin buat surat kontrak kerja? 

Membuat surat kontrak kerja cukup tricky, karena kamu perlu mengetahui hak-hak dan kewajiban pekerja untuk dituangkan ke surat kontrak secara tertulis. Isi surat kontrak kerja perlu diperhatikan betul agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. 

Dilansir dari laman Justika.com, berikut format yang bisa kamu gunakan. 

  1. Kesepakatan umum dan pengertian.
  2. Hak dan kewajiban antara pekerja dan perusahaan.
  3. Ruang lingkup dan definisi karyawan.
  4. Kesepakatan jam kerja.
  5. Kesepakatan bonus dan gaji. 
  6. Kesepakatan prosedur bila ada kelalaian, pengunduran diri (resign) dan pemecatan. 
  7. Solusi bila ada perselisihan. 
  8. Kesepakatan bila terjadi kejadian di luar dugaan (force majeure). 
  9. Tanda tangan kesepakatan dengan materai. 

 

Kamu juga bisa menggunakan Initio untuk membuat kontrak kerja. Dengan teknologi otomasi, buat  kontrak lebih mudah dan cepat. Cukup pilih jenis kontrak yang ingin kamu buat, ikuti alur pertanyaan dan berikan jawaban sesuai. Dalam beberapa menit, surat kontrak kerja yang kamu inginkan siap pakai deh!

 

Yuk coba sekarang!