Surat Perjanjian Jual Beli Apartemen, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

  • admin September 14, 2022
  • 102 Views

Punya properti seperti apartemen sekarang sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat yang membutuhkan akses mudah ke tengah kota atau yang ingin tinggal dekat dengan tempat kerja. Daya beli yang semakin baik membuat harga apartemen semakin terjangkau dan diminati oleh kelas menengah. Ketika sudah waktunya untuk membuat surat perjanjian jual beli apartemen, hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan oleh penjual dan pembeli?

Definisi surat perjanjian jual beli apartemen

Secara umum, surat perjanjian yang dipakai dalam transaksi jual beli apartemen sama dengan perjanjian jual beli asset tidak bergerak lainnya seperti rumah atau tanah dan harus dibuat dalam bentuk akta notaris, sehingga lebih dikenal dengan nama akta jual beli, yaitu dokumen yang berisi kesepakatan penjual untuk melepaskan atau mengalihkan hak milik atas obyek yang dijualnya kepada pembeli.

Namun dalam prakteknya, sebelum menandatangani akta jual beli, para pihak biasanya menandatangani perjanjian pengikatan jual beli dulu. Pada tahap ini, penjual dan pembeli sepakat akan hal-hal seperti obyek jual beli yang mencakup lokasi, spesifikasi apartemen seperti luas, terletak di lantai berapa dsb, kepemilikan, pemeriksaan surat-surat, nilai transaksi, cara pembayaran, hingga sanksii, tanpa adanya peralihan kepemilikan. . 

Fungsi surat perjanjian pengikatan jual beli apartemen

Beberapa fungsi surat perjanjian pengikatan jual beli apartemen antara lain: 

  • Menghindari penjual untuk menawarkan atau mengalihkan apartemennya kepada pihak lain selama masa negosiasi
  • Memberikan pembeli waktu untuk melakukan pemeriksaan surat-surat kepemilikan obyek jual beli milik penjual
  • Menyepakati hal-hal yang biasanya tidak tercantum pada akta jual beli seperti apakah obyek jual beli juga termasuk seluruh perabotan di dalamnya dsb
  • Menyepakati cara pembayaran, apabila pembayaran dilakukan secara termin
  • Memastikan bahwa pihak penjual sudah melakukan seluruh kewajiban pembayaran  pajak bumi dan bangunan serta seluruh tagihan yang melekat pada unit apartemen sebelum akta jual beli ditandatangani

Baca juga: 5 Manfaat Surat Perjanjian Jual Beli

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada surat perjanjian pengikatan jual beli apartemen

1. Identitas antar pihak

Perjanjian pengikatan jual beli harus mencantumkan identitas para pihak sesuai yang tercantum pada  KTP masing-masing. . 

2. Detail apartemen

Informasi yang perlu dimuat di bagian ini adalah nomor sertifikat, nama pemilik yang tercantum di sertifikat, alamat lengkap, gambar denah apartemen, ukuran dan luas, serta keterangan mengenai spesifikasi unit seperti ada berapa kamar dan kamar mandi, apakah dijual beserta perabotan atau tidak.. 

3. Harga dan cara pembayaran

Berapa harga yang disepakati, berapa jumlah uang muka, apakah pembayaran dilakukan sebagian atau dengan termin

4. Pernyataan

Pernyataan penjual bahwa obyek jual beli adalah benar miliknya, tidak dalam sengketa, tidak sedang dijaminkan akibat utang dan bebas dari segala macam kewajiban finansial juga perlu dicantumkan. Hal ini untuk melindungi pembeli beritikad baik dari gangguan ketika kepemilikan ha katas apartemen itu beralih kepadanya

 

Jika kamu ingin membuat surat perjanjian pengikatan jual beli, pastikan kamu berkonsultasi dulu pada ahli hukum ya!.